5 April 2025
Bentrokan di Kebon Kacang, Jakarta: Satu Tewas Akibat Sabetan Senjata Tajam

https://www.antaranews.com

Ahli Warta – Sebuah bentrokan tragis terjadi pada Selasa malam (17/12) di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang menyebabkan satu orang tewas. Peristiwa ini melibatkan sekelompok warga dengan pekerja proyek yang sedang melakukan pekerjaan pembersihan lahan. Insiden tersebut memicu kerusuhan yang cukup mengkhawatirkan, meski situasi telah dikendalikan setelah kejadian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa saat ini situasi di lokasi kejadian sudah dalam kondisi aman. “Benar ada keributan di Kebon Kacang, saat ini situasi sudah kondusif, proses penyidikan sedang berjalan,” ujarnya. Meskipun demikian, polisi terus melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut penyebab pasti dari peristiwa tersebut.

Menurut Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Aditya Sembiring, insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman antara warga Kelurahan Kebon Kacang dengan sejumlah pekerja yang tengah melaksanakan proyek pembersihan lahan di kawasan tersebut. “Peristiwa ini terjadi akibat keributan yang disebabkan oleh salah paham. Diduga ada miskomunikasi dengan warga sehingga terjadi keributan,” ujar Aditya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga bahwa korban meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam yang dilayangkan saat keributan terjadi. Pihak kepolisian juga telah membawa korban ke Rumah Sakit Pelni untuk dilakukan visum dan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami temukan bahwa korban meninggal akibat sabetan senjata tajam, dan korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Pelni,” lanjut AKBP Aditya. Sejak kejadian, polisi telah menempatkan petugas di lokasi dan memberikan pengamanan ketat selama 24 jam untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Garis polisi juga dipasang di sekitar area kejadian sebagai langkah untuk menjaga keamanan dan mencegah aktivitas lain yang bisa memicu ketegangan lebih lanjut.

Meski penyelidikan sedang berjalan, polisi belum merilis informasi lebih lanjut mengenai identitas pelaku maupun penyebab pasti dari miskomunikasi yang memicu bentrokan tersebut. Pihak kepolisian juga masih mencari saksi dan bukti-bukti lain yang bisa mengungkap lebih dalam mengenai kejadian tersebut.

Selain itu, sementara aktivitas pekerja di lokasi kejadian telah dihentikan untuk sementara waktu, hal ini bertujuan untuk menjaga agar situasi tetap aman dan terkontrol. Polisi juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperburuk keadaan.

Kasus ini menambah panjang daftar ketegangan yang terjadi akibat konflik kecil yang berpotensi meningkat menjadi kerusuhan, terutama di kawasan-kawasan padat penduduk seperti Tanah Abang. Aparat kepolisian diharapkan dapat mengungkapkan kejadian ini dengan cepat agar tidak terjadi ketakutan atau ketegangan lebih lanjut di tengah masyarakat.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya komunikasi yang baik antara pihak-pihak yang terlibat dalam proyek atau pembangunan di area yang padat penduduk, sehingga keributan seperti ini dapat dihindari dan tidak menimbulkan korban. Pihak berwenang juga diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih kepada warga serta pekerja proyek, agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *